user-img

OPTIMALISASI PENCATATAN DAN PELAPORAN BULAN TIMBANG POSYANDU BALITA MELALUI PENGUATAN TERAPAN REGULASI (OPERA BU LITA PERES) DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

dr. ARIS SETIAWAN, M.Kes

PERMASALAHAN

Semua informasi atau data yang diperlukan untuk pemantauan pertumbuhan balita, pada dasarnya bersumber dari data berat badan hasil penimbangan balita bulanan yang diisikan ke dalam KMS untuk dinilai naik (N) atau tidaknya (T). Tiga bagian penting dalam pemantauan pertumbuhan adalah ada kegiatan penimbangan yang dilakukan terus menerus secara teratur, ada kegiatan mengisikan data berat badan anak ke dalam KMS, serta ada penilaian naik atau turunnya berat badan anak sesuai dengan arah garis pertumbuhannya (Depkes RI, 2002). Sistem pelaporan hasil penimbangan balita yang masih manual seeperti ini membuat waktu pelaporan lebih lama. Sistem yang konvensional menyebabkan beban kerja bertambah, proses temu kembali data yang membutuhkan waktu lama dan resiko kehilangan data-data penting akan sering terjadi.

DESKRIPSI INOVASI

Data yang terintegrasi dalam sebuah sistem digital akan lebih mudah di akses dan mudah untuk digunakan oleh tenaga kesehatan lain. Data yang terintegrasi dalam sistem secara digital dapat memberikan early warning system pada tenaga kesehatan maupun dinas terkait untuk menentukan solusi atas masalah yang timbul. Dukungan teknologi dan kemampuan kader dimungkinkan mampu mempercepat sistem pelaporan kepada ahli gizi. Perlu adanya sebuah aplikasi OPERA BU LITA Optimalisasi Pencatatan Dan Pelaporan Bulan Timbang Posyandu Balita Melalui Penguatan Terapan Regulasi (Opera Bu Lita Peres) Di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, agar diisi oleh kader posyandu sehingga pelaporan lebih cepat, akunrat dan akuntable.

DAMPAK INOVASI
  • Memudahkan pengumpulan data bulan timbang Posyandu yang akurat
  • Memudahkan pelaksanaan verifikasi terhadap hasil pencatatan bulan timbang Posyandu Balita
  • Memudahkan komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tatalaksana Balita Stunting
  • Memiliki data yang akuntable sehingga bisa dijadikan sebagai acuan dalam merumuskan atau membuat suatu kebijakan
  • Meningkatnya kemampuan manajerial dalam bidang Pelayanan Publik.
  • Sebagai wadah dalam meningkatkan kemampuan koordinasi dengan semua pihak.
  • Menjadi referensi bagi masyarakat untuk memperoleh data yang valid
  • Menangkal Hoax yang banyak beredar di masyarakat
  • Memudahkan masyarakat untuk meminta klarifikasi atau keterangan terhadap informasi yang diterima
  • Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat
  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah

INFOGRAFIS
Video Pendukung
Informasi Penulis
Nama dr. ARIS SETIAWAN, M.Kes
NIP 197901292010011001
Jabatan Kepala
Instansi DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG, KABUPATEN TULUNGAGUNG
Kab/Kota KABUPATEN TULUNGAGUNG
Stakeholder
Sekretaris Kesehatan Dinas
Kepala Pelayanan Kesehatan
Kepala Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan
Staf Dinkes
Bupati Tulungagung
Sekretaris Daerah
Bappeda
Dinas PPPAKB
DPMD
Dinas Kominfo
PKK
Organisasi Kemasyarakatan ( Fatayat, Aisyyah) Muslimat,
PDF